Lembaga: Pertumbuhan omzet ritel Singapura pada paruh kedua tahun ini mungkin akan melambat
Golden Ten Data melaporkan pada 6 Juli bahwa Barnabas Gan, Kepala Ekonom dari Industrial Bank Malaysia, menyatakan dalam sebuah laporan bahwa pertumbuhan penjualan ritel Singapura pada paruh kedua tahun ini kemungkinan akan melambat seiring meningkatnya angin sakal ekonomi yang dapat menekan pengeluaran konsumen. Ketidakpastian geopolitik global diperkirakan akan menurunkan kepercayaan konsumen dan bisnis, sehingga membuat pengeluaran untuk barang non-esensial seperti produk fashion dan hiburan menjadi lebih hati-hati. Tingginya biaya bahan bakar dan transportasi juga dapat secara bertahap berdampak pada harga konsumen yang lebih luas, sehingga mendorong inflasi dan mempengaruhi daya beli konsumen. Institusi tersebut mempertahankan prediksi pertumbuhan penjualan ritel Singapura sebesar 3,0% pada tahun 2026.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Jumlah transfer tetap pribadi, Sui confidential transfer mendukung penyelesaian di blockchain publik.
