Lutnick mendesak SK Hynix dan Samsung untuk memperluas kapasitas produksi chip memori di Amerika Serikat
Menurut laporan Golden Ten Data pada 10 Juli, Menteri Perdagangan AS, Gina Raimondo, mendesak Samsung Electronics dan SK Hynix untuk meningkatkan ekspansi produksi chip memori mereka di Amerika Serikat guna membantu mengatasi masalah kekurangan komponen kunci dalam pengembangan kecerdasan buatan secara global. Raimondo mengonfirmasi bahwa ia sedang berdiskusi dengan dua produsen chip memori asal Korea Selatan tersebut, namun tidak mengungkapkan rincian spesifik. Ia mengakui bahwa CEO Micron, Sanjay Mehrotra, mungkin tidak menyambut baik ekspansi pesaingnya di AS, namun Raimondo menyatakan bahwa langkah ini diperlukan demi memperkuat rantai pasokan chip di AS. "Kalian tahu, dia (Mehrotra) tidak akan menyukai hal ini, tapi saya ingin membawa para pesaingnya—Samsung dan SK Hynix—untuk membangun pabrik di Amerika," kata Raimondo. "Micron saat ini berada di posisi terdepan. Perusahaan lain pasti akan merasa iri, bukan? Jadi mereka juga harus mengikuti."
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Nvidia (NVDA.US) meningkatkan investasi AI dengan menyuntikkan dana sebesar 2 miliar dolar AS ke dalam Global AI Fund Brookfield (BAM.US), yang berencana mengumpulkan dana sebesar 10 miliar dolar AS.
Nvidia telah menginvestasikan 2 miliar dolar AS ke dalam Global Artificial Intelligence Infrastructure Fund yang dikelola oleh Brookfield Asset Management.
Imbal hasil riil TIPS 10 tahun Amerika Serikat mencapai level tertinggi sejak krisis 2008, defisit fiskal dan ekspansi utang perusahaan menarik perhatian.
Departemen Keuangan Amerika Serikat pada hari Kamis menerbitkan Treasury Inflation-Protected Securities (TIPS) 10 tahun senilai 19 miliar dolar AS, dengan tingkat imbal hasil riil yang memenangkan lelang naik menjadi 2,653%, tertinggi sejak 2008. Rasio bid-to-cover sebesar 2,24, lebih rendah dari rata-rata 2,43 dalam tiga lelang sebelumnya, menunjukkan permintaan yang menurun dibanding sebelumnya.
