Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Ancaman sanksi terhadap minyak Rusia dapat memperumit negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan India.

Ancaman sanksi terhadap minyak Rusia dapat memperumit negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan India.

金十金十2026/07/15 13:45
Tampilkan aslinya
Golden Ten Data melaporkan pada 15 Juli bahwa, menurut sumber yang mengetahui masalah ini, Amerika Serikat baru-baru ini mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada negara-negara yang membeli minyak Rusia, yang dapat membuat negosiasi perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan India menjadi lebih rumit. Salah satu sumber tersebut menyatakan bahwa usulan ini mengejutkan para pejabat India, karena masalah pembelian minyak Rusia oleh India sebenarnya telah selesai dalam negosiasi kesepakatan perdagangan awal pada Februari. Dalam perundingan terbaru, masalah ini tidak lagi disebutkan. Setelah Mahkamah Agung AS membatalkan apa yang disebut kebijakan "tarif timbal balik" era Trump, India belum menandatangani kesepakatan awal tersebut. Sebelum melanjutkan perjanjian, India sedang berusaha mendapatkan syarat yang lebih menguntungkan dibandingkan pesaing-pesaing dari regionalnya. Namun, sumber-sumber tersebut menyatakan bahwa India kecil kemungkinan akan mengkritik undang-undang baru tersebut secara terbuka. Mereka memperkirakan India akan terus berinteraksi dengan Amerika Serikat dan menganggap ketegangan saat ini sebagai salah satu tahap transisi dalam hubungan bilateral yang lebih luas.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.

Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.

华尔街见闻2026/09/16 18:06