Pendapatan bersih Ultrapar pada kuartal kedua 2026 naik 46% menjadi R$ 1,68 miliar
Reuters2026/08/12 21:56- Ultrapar mencatat laba bersih 2Q26 sebesar R$ 1,68 miliar, naik 46% dibanding 2Q25, dengan pendapatan bersih sebesar R$ 41,52 miliar, naik 22%.
- EBITDA yang disesuaikan meningkat menjadi R$ 3,52 miliar, naik 70% dari 2Q25; EBITDA yang disesuaikan berulang lebih dari dua kali lipat menjadi R$ 3,66 miliar.
- Arus kas operasional naik ke rekor R$ 4,79 miliar, meningkat 410% dari 2Q25; investasi turun tipis 5% menjadi R$ 517 juta.
- Utang bersih turun menjadi R$ 8,86 miliar dari R$ 12,28 miliar di 1Q26, sehingga leverage turun menjadi 0,9x EBITDA LTM yang disesuaikan.
- Dewan direksi menyetujui pembelian kembali hingga 18 juta saham; dividen interim total sebesar R$ 1,09 miliar untuk 1H26, setara dengan R$ 1 per saham.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.
