Peringatan Terbaru dari Michael Burry Muncul Saat AI Mega-Caps Diam-Diam Mengendalikan Pasar
Ia memegang posisi bearish pada beberapa perusahaan tersebut, termasuk Nvidia dan Micron. Dana indeks pasif juga menaruh bobot besar pada saham-saham AI yang sama, sehingga memperkuat fluktuasi. Burry pernah memberikan peringatan serupa sebelumnya. Ia membandingkan situasi saat ini dengan peringatan crash 1987 dan puncak dot-com yang ia sampaikan dulu. Dalam kedua kasus tersebut, kepemimpinan pasar yang sempit pada akhirnya berujung pada aksi jual yang lebih luas.Peringatan Leverage dari BurryNamun, pesan inti Burry bukan soal menentukan waktu perputaran pasar. Ini tentang cara bertahan menghadapinya. Triknya adalah menghindari terjebak dalam kesalahan orang lain di sepanjang jalan. Hindari leverage, dan kemungkinan besar Anda terhindar dari kesalahan tersebut, kata Burry.Burry mengatakan siklus pasar yang besar bisa memerlukan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk berakhir. Karena itulah, leverage menjadi bahaya nyata bagi investor yang mencoba bertahan. Situational Awareness, dana lindung nilai yang berfokus pada AI dan dikelola oleh Leopold Aschenbrenner, menjual portofolio saham publiknya ke Citadel bulan lalu. Sementara itu, kerugian tajam pada saham chip dan pusat data, termasuk SK Hynix, membuat langkah tersebut harus diambil.Pertanyaannya, apakah ketenangan ini akan pecah sebelum saham unggulan AI anjlok—itulah yang sedang dipertaruhkan Burry.Baca artikel selengkapnya di BeInCryptoDisclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

