Polygon memulihkan kendali atas server Discord setelah peretasan senilai $145.000 menjelang peluncuran token POL
Polygon telah berhasil mengendalikan kembali Discord komunitasnya setelah sempat diretas selama sekitar empat jam pada Sabtu pagi, yang diduga menyebabkan pencurian aset sekitar $145.000 dari satu pengguna.
Alamat dompet tempat posisi Uniswap dipindahkan, yang kemungkinan milik peretas, tampaknya telah menargetkan korban lain di masa lalu. Sepuluh hari lalu, dompet tersebut mentransfer ether senilai $72.300 pada saat itu ke dompet yang telah ditandai oleh Etherscan sebagai pelaku phishing dan kini memegang hampir $400.000 dalam bentuk aset. Lima hari lalu, dompet tersebut mentransfer ether senilai $29.500 ke dompet lain yang juga telah ditandai dengan karakteristik serupa dan memiliki $150.000 dalam bentuk aset.
Tim Polygon saat ini belum mengetahui mekanisme bagaimana Discord mereka bisa dikompromikan. "Saat ini, kami tidak percaya ada moderator kami yang dikompromikan dengan cara ini [menjadi korban phishing]. Kemungkinan besar, bot/integrasi yang kami gunakan yang telah dikompromikan. Kami masih memeriksa log," tulis Gupta di X. Gupta juga menyatakan bahwa tim berencana merilis laporan pasca insiden setelah melakukan peninjauan terhadap peretasan tersebut.
Polygon tidak segera memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari The Block.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

