Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Harga emas New York turun secara moderat dalam perdagangan yang sepi pada tanggal 7.

Harga emas New York turun secara moderat dalam perdagangan yang sepi pada tanggal 7.

新浪财经新浪财经2026/09/08 01:20
Tampilkan aslinya

Harga emas New York turun secara moderat dalam perdagangan yang sepi pada tanggal 7. image 0

  Sumber: Xinhua Finance

  Xinhua Finance New York, 7 September (Wartawan: Xu Jing) — Harga kontrak berjangka emas Desember 2026 di New York Mercantile Exchange, yang merupakan seri paling aktif, turun 25,2 dolar AS pada 7 September, ditutup di 4.452 dolar AS per ons, dengan penurunan sebesar 0,56%.

  Pasar AS sepi karena libur Hari Buruh, sehingga aktivitas perdagangan tetap tenang. Meskipun harga emas sempat mencapai titik terendah 4.381 dolar AS pada sesi tersebut, pelemahan dolar AS sepanjang hari membatasi penurunan lebih lanjut sehingga harga emas berhasil pulih sebagian dari kerugian di awal perdagangan dan ditutup di atas 4.400 dolar AS.

  Secara khusus, dolar AS menghadapi tekanan jual hari itu karena penguatan yen mengimbangi sentimen hawkish Federal Reserve dan kekhawatiran geopolitik. Nilai tukar dolar AS terhadap yen berada di sekitar 154,40, turun sekitar 3,30% dari awal bulan dan kembali ke level yang terakhir terlihat pada Februari.

  Namun, karena laporan ketenagakerjaan AS yang dirilis pada tanggal 4 jauh lebih baik dari perkiraan, ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve mulai mendominasi sentimen pasar, sehingga emas kesulitan menarik pembelian lanjutan yang kuat.

  Selain itu, dengan ketegangan antara AS dan Iran yang terus meningkat, kenaikan harga minyak juga membuat risiko inflasi berbasis energi menjadi fokus utama pasar.

  Untuk prospek ke depan, para analis menilai harga emas akan tetap sensitif terhadap ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve dan perkembangan situasi di Timur Tengah. Dalam jangka pendek, Indeks Harga Produsen (PPI) dan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang akan dirilis pada tanggal 10 dan 11 dapat memberikan panduan bagi pasar.

  Pada hari yang sama, harga kontrak berjangka perak Desember turun 0,5 sen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya, ditutup di 66,815 dolar AS per ons, turun sebesar 0,01%.

Editor: Zhu Henan

News Image 0
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Pergerakan saham AS | Saham konsep emas, perak, dan logam non-ferrous turun secara umum, saham Harmony Gold (HMY.US) turun 6%

Pada hari Senin, saham konsep logam mulia seperti emas dan perak, serta logam non-ferro mengalami penurunan secara luas, dengan Harmoni Gold (HMY.US) turun 6%.

智通财经2026/09/14 14:32
Pergerakan saham AS | Saham konsep emas, perak, dan logam non-ferrous turun secara umum, saham Harmony Gold (HMY.US) turun 6%

Saham AS mengalami pergerakan | Saham chip sebagian besar turun, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%

Pada hari Senin, saham chip mengalami penurunan secara luas, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%, SK Hynix (SKHY.US) dan SanDisk (SNDK.US) turun 7%.

智通财经2026/09/14 13:51
Saham AS mengalami pergerakan | Saham chip sebagian besar turun, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%

Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan

Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

智通财经2026/09/14 12:16
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.

Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.

华尔街见闻2026/09/14 11:40