Baru-baru ini, pasar memusatkan perhatian pada data inflasi AS serta ekspektasi kebijakan Federal Reserve. Setelah data CPI dirilis, perbedaan pendapat antara bullish dan bearish di pasar semakin melebar dengan cepat, sehingga pergerakan sideways jangka pendek semakin intens. Data inflasi terus mengganggu imbal hasil obligasi AS dan pergerakan dolar AS, sementara pasar kripto berfluktuasi mengikuti berita makro. Pihak utama memanfaatkan momen rilis data untuk membersihkan kepemilikan investor ritel secara agresif. Meskipun volatilitas jangka pendek cukup besar, secara struktur jangka menengah dan panjang, pola bullish utama belum mengalami kerusakan signifikan. Pasar masih berada dalam fase konsolidasi di level tinggi dan bersiap untuk pergerakan berikutnya.
Menilik pergerakan pasar secara keseluruhan pada Jumat lalu, harga menunjukkan fluktuasi yang cukup dramatis. Setelah data CPI dirilis, harga sempat turun tajam membentuk spike, kemudian terjadi pembalikan V-shaped naik, dan pada malam hari kembali turun membentuk pola inverted-V—sebuah karakteristik aksi jual dan beli mendalam. Strategi yang diambil minggu lalu adalah fokus utama posisi long dan sekunder pada posisi short, yang keduanya memberikan profit dari dua arah pergerakan. BTC dijual pada area resistance 79.500‑80.000, kemudian dibeli kembali setelah turun ke area support 77.000, strategi jual di harga tinggi dan beli di harga rendah memberikan profit dari pergerakan swing; ETH di-short pada level 2.510, kemudian setelah turun ke titik terendah di 2.420 berbalik mengambil posisi long—profit dua arah bullish maupun bearish sama-sama signifikan.
Dari indikator mingguan, meski candle mingguan BTC ditutup bearish, MACD masih menunjukkan golden cross ke atas, indikasi kekuatan bullish belum berkurang signifikan, sedangkan indikator RSI mengarah ke atas—dasar tren bullish tetap kuat. Pada timeframe harian, Bollinger Bands setelah periode penyempitan ekstrem perlahan mulai mendatar, rentang harga menjadi semakin sempit; KDJ dan RSI juga sama-sama mengarah ke atas, volume MACD bearish terus menurun—secara teknikal terdapat indikasi stabilisasi dan potensi rebound.
Pandangan saya tetap konsisten: selama harga belum benar-benar menembus support utama 75.000, struktur bullish secara umum tetap utuh. Akhir-akhir ini, harga seringkali membentuk spike ke bawah, namun setiap kali jatuh langsung bergerak naik kembali, pergerakan sideways dan tarik-menarik di level tinggi masih mendominasi—ini ciri klasik aksi konsolidasi, di mana pihak utama pasar mengurangi posisi floating sebelum memilih arah selanjutnya saat volume meningkat.
Pada tengah malam Jumat lalu, saya menyarankan untuk entry long di area support 77.000‑76.000, harga sempat terkoreksi ke level terendah 76.300 sebelum berbalik naik. Posisi long yang sudah dibuka masih bisa dipertahankan karena telah mengantongi keuntungan. Untuk investor yang belum punya posisi, area support ini masih valid—jika terjadi koreksi lagi, dapat dimanfaatkan untuk entry long; resistance atas berturut-turut berada di 78.000, 79.000, dan 80.000.
ETH menyarankan strategi entry long di support 2.500‑2.450, harga sempat terkoreksi ke 2.460, sehingga memberikan entry point yang ideal. Posisi long dapat tetap dipertahankan. Resistance potensial di atas adalah 2.530‑2.600‑2.660; bagi yang belum masuk pasar masih dapat memanfaatkan area support terdekat untuk entry long.
Dalam kondisi pasar sideways seperti ini, sangat tidak disarankan mengejar kenaikan atau panik saat harga turun. Setelah kenaikan signifikan, hindari mengejar posisi long secara membabi buta; usai penurunan tajam, jangan panik membuka posisi short. Sabar menunggu harga menguji support utama sebelum entry, manfaatkan entry point yang wajar, lakukan manajemen risiko dengan ketat, jaga emosi—dengan begitu, profit bisa didapat secara konsisten di tengah volatilitas pasar.

