Pergerakan luar biasa saham AS | Oracle (ORCL.US) turun lebih dari 5%, gelombang PHK kembali terjadi di tengah investasi besar-besaran dalam AI
Pada hari Senin, Oracle (ORCL.US) turun lebih dari 5% dan ditutup pada 142,44 dolar AS.
Menurut informasi dari aplikasi Zhihui Finance, pada hari Senin, Oracle (ORCL.US) turun lebih dari 5%, diperdagangkan pada 142,44 dolar AS. Berdasarkan laporan, Oracle telah memulai putaran baru PHK, dengan persentase PHK di beberapa tim bahkan mencapai dua digit. PHK kali ini sudah direncanakan secara internal terlebih dahulu, dengan tujuan utama untuk menekan biaya gaji guna mendukung investasi berkelanjutan perusahaan pada infrastruktur AI. Pada tahun fiskal 2026, jumlah karyawan Oracle telah berkurang sebanyak 21.000 orang, setara dengan penurunan sekitar 13%, dan sebelum PHK kali ini, jumlah karyawan perusahaan kira-kira sebanyak 141.000 orang. Pada saat yang sama, perusahaan sedang membangun pusat data besar-besaran, dengan belanja modal kuartal pertama mencapai 28,5 miliar dolar AS, naik dari 8,5 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun lalu, dan target belanja modal untuk tahun fiskal 2027 tetap di kisaran 90 hingga 95 miliar dolar AS.
Analis Morgan Stanley, Sanjit Singh, dalam laporan terbarunya mempertahankan peringkat “netral” untuk Oracle dan target harga sebesar 210 dolar AS. Morgan Stanley menyatakan bahwa margin laba kotor dan konversi arus kas bebas dari bisnis infrastruktur AI adalah variabel kunci yang menentukan apakah valuasi Oracle dapat berubah dari “netral” menjadi “overweight”.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Waymo meluncurkan layanan transportasi publik di Las Vegas
Cadangan Strategis Minyak Amerika Serikat turun ke tingkat terendah sejak tahun 1982
