Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesStocksEarnInstitusiAI & Lainnya
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 115 Imbas Ancaman Serangan AS ke Iran

Harga Minyak Dunia Tembus US$ 115 Imbas Ancaman Serangan AS ke Iran

Liputan6Liputan62026/10/29 01:45
Oleh:Liputan6
Seorang pekerja menarik selang saat bekerja di stasiun degasifikasi di ladang minyak Zubair, yang operasinya telah dikurangi karena perang Timur Tengah yang dipicu oleh serangan AS dan Israel terhadap Iran, dekat Basra, Irak. (AP Photo/Leo Correa)

Liputan6.com, Jakarta -
Harga minyak dunia melonjak setelah muncul laporan Amerika Serikat (AS) tengah mempersiapkan serangan militer baru terhadap Iran seusai pemilihan paruh waktu pada November.

Kekhawatiran gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah kembali mendorong kenaikan harga komoditas energi tersebut.

Mengutip CNBC, Kamis (29/10/2026), harga minyak mentah Brent yang menjadi acuan internasional naik 1,3 persen dan ditutup pada level US$ 115,32 per barel.

Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) asal AS melonjak 2,9 persen menjadi US$ 102,78 per barel.

Mengutip laporan The Wall Street Journal, pemerintah AS disebut telah meminta sejumlah negara Arab di kawasan Teluk untuk bersiap menghadapi operasi militer singkat tetapi intensif setelah pemilu paruh waktu.

Informasi tersebut disampaikan sejumlah sumber yang mengetahui pembicaraan antara Washington dan negara-negara Teluk.

Laporan itu meningkatkan kekhawatiran investor terhadap kemungkinan meluasnya konflik di Timur Tengah, terutama jika serangan baru mengganggu produksi maupun distribusi minyak dari kawasan tersebut.

Donald Trump Buka Peluang Serangan Militer Baru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif di Ruang Oval Gedung Putih, Washington. (Dok. AP Photo/Manuel Balce Ceneta)

Presiden AS Donald Trump menegaskan konflik dengan Iran harus berakhir sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan Washington. Ia juga menekankan bahwa Teheran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Dalam kampanye di Texas, Trump mengatakan konflik dapat diselesaikan dengan cepat. Namun, setiap kesepakatan harus memastikan Iran tidak akan pernah menguasai senjata nuklir.

Pernyataan tersebut menyusul komentar sebelumnya ketika Trump mempertimbangkan dua pilihan, yakni mencapai kesepakatan dengan Iran atau melanjutkan operasi militer.

Ketidakpastian arah kebijakan Washington membuat pelaku pasar terus mencermati kemungkinan serangan baru terhadap Iran.

Di tengah situasi tersebut, kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran mengklaim telah menyerang kilang minyak Ras Tanura di Arab Saudi menggunakan rudal balistik pada Selasa.

Klaim serangan itu semakin meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan fasilitas energi di Timur Tengah.

Pelaku pasar khawatir eskalasi konflik dapat mengganggu aliran minyak dari kawasan yang memiliki peran penting dalam pasokan energi global.

Ketidakpastian Politik Israel Tambah Tekanan Pasar

Para pria Yahudi ultra-Ortodoks bekerja di markas partai United Torah Judaism (Yahadut HaTorah) selama pemilihan umum Israel di Yerusalem, Selasa, 27 Oktober 2026. (AP Photo/Ohad Zwigenberg)

Selain ancaman konflik AS-Iran, perkembangan politik Israel turut menjadi perhatian pasar minyak dunia.

Pemilihan umum Israel diperkirakan menghasilkan kebuntuan politik setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu maupun pesaing utamanya, Gadi Eisenkot, belum menunjukkan peluang jelas untuk membentuk pemerintahan mayoritas.

Hasil jajak pendapat sementara setelah pemungutan suara atau exit poll menunjukkan kedua blok politik belum mencapai 61 kursi yang dibutuhkan untuk menguasai parlemen Israel yang beranggotakan 120 orang.

Situasi tersebut membuka kemungkinan berlangsungnya negosiasi koalisi yang panjang sebelum pemerintahan baru terbentuk.

Ketidakpastian politik Israel juga berpotensi memengaruhi arah kebijakan negara tersebut terhadap Iran.

Sementara itu, kekhawatiran gangguan pasokan minyak akibat konflik Timur Tengah membuat harga minyak tetap dibayangi premi risiko geopolitik.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!