Bitmine Immersion mempercepat akumulasi ETH dengan pembelian senilai $354,6 juta
Bitmine Immersion telah menambahkan 78.791 ETH ke perbendaharaannya, sehingga total kepemilikan menjadi hampir 1,8 juta ETH.
- Bitmine Immersion menghabiskan $354,6 juta untuk mengakuisisi 78.791 ETH, meningkatkan total kepemilikan menjadi 1.792.960 ETH, dengan nilai lebih dari $8 miliar.
- Perusahaan menargetkan untuk memegang 5% dari total pasokan Ethereum.
- Tom Lee memprediksi ETH bisa mencapai $5.500 dan berpotensi melonjak ke $10.000–$16.000 pada akhir tahun.
- Pergeseran strategi dari Bitcoin ke Ethereum diumumkan pada akhir Juni, didukung oleh penggalangan dana sebesar $250 juta.
Bitmine Immersion telah menambahkan 78.791 Ethereum (ETH) ke dalam kepemilikannya, dengan menghabiskan sekitar $354,6 juta. Pembelian ini membuat total kepemilikan Ethereum perusahaan menjadi 1.792.960 ETH, dengan nilai lebih dari $8 miliar karena harga ETH diperdagangkan sekitar $4.400. Hal ini juga membawa Bitmine lebih dekat ke tujuan yang telah dinyatakan untuk mengakuisisi 5% dari total pasokan ETH.
Pembelian terbaru ini melanjutkan strategi akumulasi Ethereum yang agresif dari Bitmine Immersion. Perusahaan publik ini, di bawah kepemimpinan Tom Lee, mengumumkan pergeseran strategis dari penambangan Bitcoin (BTC) ke akumulasi Ethereum pada akhir Juni. Langkah tersebut ditandai dengan penggalangan dana sebesar $250 juta yang ditujukan untuk membeli Ethereum sebagai aset cadangan utama perbendaharaan perusahaan. Pengumuman ini menyebabkan lonjakan harga saham BitMine sebesar 3000%.
Bitmine Immersion memimpin akumulasi ETH institusional
Pergeseran Bitmine Immersion ke akumulasi ETH mencerminkan meningkatnya minat institusional terhadap Ethereum pada siklus bull kali ini. Tren ini sangat kontras dengan siklus sebelumnya, di mana ETH sebagian besar tidak memiliki dukungan perbendaharaan korporasi atau institusi yang signifikan.
Selain Bitmine, perusahaan perbendaharaan ETH yang diperdagangkan secara publik lainnya, termasuk SharpLink Gaming (SBET) dan BTCS Inc. (BTCS), juga mengalami momentum serupa.
Source: crypto.news Analis menyarankan bahwa saham perbendaharaan ETH mungkin menawarkan valuasi yang lebih menarik dan fleksibilitas operasional dibandingkan ETF, karena perusahaan-perusahaan ini menggabungkan likuiditas, efisiensi, dan potensi kenaikan melalui struktur modal yang tidak tersedia pada produk ETF pasif.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Dari "mengejar cahaya" hingga "menuju hulu cahaya"! Morgan Stanley menegaskan: Di bawah tsunami daya komputasi, kain serat kaca dan foil tembaga memicu siklus super material
Morgan Stanley merilis laporan riset terbaru yang menunjukkan bahwa ekspansi infrastruktur AI global yang sedang berkembang dengan pesat kini mulai meluas dari sektor hilir seperti GPU dan manufaktur wafer ke sektor hulu, yakni bahan dasar utama yang penting.

Saat "penurunan AI" mengguncang industri semikonduktor, Goldman Sachs merilis laporan bullish! Target harga untuk "dua raksasa penyimpanan Korea" menunjukkan ruang kenaikan hampir 90%
Goldman Sachs menegaskan kembali peringkat "beli" untuk dua raksasa chip penyimpanan terbesar di dunia—Samsung Electronics dan SK Hynix. Samsung Electronics tetap berada di daftar "conviction buy" milik Goldman Sachs.

Menjelang IPO, Anthropic mencatatkan laba selama dua kuartal berturut-turut
Anthropic mencatat laba operasi yang disesuaikan positif selama dua kuartal berturut-turut, dengan pendapatan Q2 melonjak 14 kali lipat secara tahunan menjadi 11,5 miliar dolar AS dan pendapatan tahunan telah mencapai 65 miliar dolar AS, dengan margin laba kotor lebih dari 80%. Perusahaan telah memilih untuk go public di Nasdaq, dengan valuasi yang diperkirakan mencapai 2 triliun dolar AS. Namun secara dramatis, CEO-nya secara langka menyerukan untuk memperlambat pengembangan AI menjelang IPO. Analisis menyatakan bahwa mencari keseimbangan antara kekhawatiran keamanan dan persaingan bisnis akan menjadi tantangan utama.
