UBS berhasil melakukan transaksi dana tokenisasi instan pertama dengan menggunakan standar teknologi Chainlink DTA
PANews 4 November — Menurut pengumuman resmi dari Chainlink, UBS hari ini mengumumkan bahwa mereka telah berhasil menyelesaikan alur kerja dana tokenisasi end-to-end pertama di dunia dalam lingkungan produksi dengan menggunakan standar teknologi Chainlink DTA.
Token UBS Dollar Money Market Investment Fund (“uMINT”) adalah dana investasi pasar uang berbasis teknologi buku besar terdistribusi Ethereum. Untuk pertama kalinya, uMINT berhasil menyelesaikan permintaan langganan dan penebusan di blockchain, membuktikan bahwa operasi dana dapat dilakukan secara mulus dan otomatis di blockchain, sehingga meningkatkan efisiensi dan manfaat utilitas. Dalam transaksi instan ini, DigiFT sebagai distributor dana on-chain, berhasil meminta dan memproses penyelesaian saham uMINT dengan menggunakan standar Chainlink DTA.
Alur kerja dana tokenisasi end-to-end yang sepenuhnya baru ini mencakup setiap tahap siklus hidup dana, termasuk penerimaan pesanan, eksekusi, penyelesaian, serta sinkronisasi data antara semua sistem on-chain dan off-chain.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Dari "mengejar cahaya" hingga "menuju hulu cahaya"! Morgan Stanley menegaskan: Di bawah tsunami daya komputasi, kain serat kaca dan foil tembaga memicu siklus super material
Morgan Stanley merilis laporan riset terbaru yang menunjukkan bahwa ekspansi infrastruktur AI global yang sedang berkembang dengan pesat kini mulai meluas dari sektor hilir seperti GPU dan manufaktur wafer ke sektor hulu, yakni bahan dasar utama yang penting.

Saat "penurunan AI" mengguncang industri semikonduktor, Goldman Sachs merilis laporan bullish! Target harga untuk "dua raksasa penyimpanan Korea" menunjukkan ruang kenaikan hampir 90%
Goldman Sachs menegaskan kembali peringkat "beli" untuk dua raksasa chip penyimpanan terbesar di dunia—Samsung Electronics dan SK Hynix. Samsung Electronics tetap berada di daftar "conviction buy" milik Goldman Sachs.

Menjelang IPO, Anthropic mencatatkan laba selama dua kuartal berturut-turut
Anthropic mencatat laba operasi yang disesuaikan positif selama dua kuartal berturut-turut, dengan pendapatan Q2 melonjak 14 kali lipat secara tahunan menjadi 11,5 miliar dolar AS dan pendapatan tahunan telah mencapai 65 miliar dolar AS, dengan margin laba kotor lebih dari 80%. Perusahaan telah memilih untuk go public di Nasdaq, dengan valuasi yang diperkirakan mencapai 2 triliun dolar AS. Namun secara dramatis, CEO-nya secara langka menyerukan untuk memperlambat pengembangan AI menjelang IPO. Analisis menyatakan bahwa mencari keseimbangan antara kekhawatiran keamanan dan persaingan bisnis akan menjadi tantangan utama.
