Pasar saham Jepang dan Korea Selatan ditutup turun tajam, indeks komposit Seoul Korea turun hampir 3%.
Jinse Finance melaporkan bahwa Indeks Nikkei 225 pada hari Rabu, 5 November, ditutup turun 1.284,93 poin atau 2,50% menjadi 50.212,27 poin, sempat turun lebih dari 4% selama perdagangan dan kehilangan level kunci 50.000 poin. Indeks KOSPI Korea pada hari Rabu, 5 November, ditutup turun 117,32 poin atau 2,85% menjadi 4.004,42 poin, sempat turun lebih dari 6% selama perdagangan. Data menunjukkan bahwa investor asing pada hari Rabu melakukan penjualan bersih saham indeks KOSPI Korea sebesar 2,52 triliun won, yang merupakan penjualan bersih harian terbesar sejak 13 Agustus 2021. (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Setelah subsidi berkurang, lanskap mobil listrik AS: Produsen mobil tradisional mengurangi atau menghentikan produksi, Tesla kembali merebut sebagian besar pangsa pasar dengan Model Y
Seiring produsen mobil tradisional memangkas bisnis mobil listrik yang merugi, Tesla (TSLA.US) kembali merebut lebih dari setengah pangsa pasar mobil listrik di Amerika Serikat.

Amerika menghemat uang, dunia yang membayar? Studi industri memperingatkan: Kebijakan Trump menekan harga obat justru menjadi insentif bagi perusahaan farmasi menaikkan harga di luar negeri
Sebuah penelitian dari The Lancet menunjukkan bahwa upaya Trump untuk menekan harga obat di Amerika Serikat dapat memaksa perusahaan farmasi menaikkan harga di luar negeri atau keluar dari pasar, sehingga penghematan tahunan Medicare sekitar 116 juta dolar kemungkinan akan berkurang secara signifikan.


