Juru bicara Federal Reserve: Perbedaan pendapat di Federal Reserve mengenai penurunan suku bunga pada bulan Desember semakin besar
BlockBeats melaporkan, pada 12 November, Nick Timiraos, jurnalis Wall Street Journal yang dikenal sebagai "juru bicara Federal Reserve", menyatakan bahwa perbedaan pendapat di internal Federal Reserve telah menimbulkan ketidakpastian terhadap jalur penurunan suku bunga. Selama hampir delapan tahun masa jabatan Ketua Federal Reserve Powell, tingkat perbedaan seperti ini hampir tidak pernah terjadi sebelumnya. Para pejabat berbeda pendapat mengenai apakah inflasi yang terus berlanjut atau pasar tenaga kerja yang lesu merupakan ancaman yang lebih besar, bahkan pemulihan data ekonomi resmi pun mungkin tidak dapat menjembatani perbedaan ini. Meskipun para investor masih menganggap kemungkinan Federal Reserve menurunkan suku bunga pada pertemuan berikutnya cukup besar, perpecahan ini membuat rencana yang tampak dapat dijalankan kurang dari dua bulan lalu menjadi lebih rumit.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
GlaxoSmithKline (GSK.US) meningkatkan fokus pada lini onkologi! Mengeluarkan hingga 750 juta dolar AS untuk mengakuisisi trispecific TCE dari Enmu Bio yang menargetkan multiple myeloma.
GlaxoSmithKline pada hari Selasa mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan perusahaan bioteknologi China, Innmune Biotech, untuk mengakuisisi hak global atas salah satu produk T-cell engager (TCE) trispesifik milik Innmune Biotech dengan total nilai transaksi hingga 750 juta dolar AS.

DAX 40 Jerman turun ke 25.200 poin, turun 0,8% dalam 24 jam.
Bank of America: S&P500 sedang membentuk pola bullish flag dalam konsolidasi, target jangka panjang tetap di atas 8000 poin
Analis teknikal dari Bank of America tetap optimis terhadap tren kenaikan jangka panjang dan percaya bahwa indeks S&P 500 berpeluang menembus level 8.000 poin, meskipun serangkaian hambatan pasar dan makroekonomi baru-baru ini sedang menguji kepercayaan investor.

Perusahaan bioteknologi Electra Therapeutics (ETRA.US) menetapkan harga IPO sebesar 14-16 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 325 juta dolar AS.
Electra Therapeutics berencana untuk menerbitkan 21,7 juta saham dengan harga antara 14 hingga 16 dolar AS per saham untuk menggalang dana sebesar 325 juta dolar AS.

