Menjelang akhir tahun, Dogecoin mengalami penurunan signifikan, turun di bawah ambang teknis penting hingga mencapai $0.1226. Penurunan lebih dari 3% secara harian ini terjadi di tengah volume perdagangan yang meningkat, mengisyaratkan bahwa pergerakan ini lebih dari sekadar fluktuasi sementara. Dalam periode ketika para investor di pasar cryptocurrency cenderung mengurangi risiko, harga memecoin tampak tetap defensif, mencerminkan kelemahan pasar spot serta posisi berlawanan di derivatif.
Menyelami Penurunan Dogecoin saat Penjualan Akhir Tahun Meningkat
Penjualan Akhir Tahun dan Aktivitas Whale Meningkatkan Tekanan pada Dogecoin
Penurunan Dogecoin sejalan dengan kecenderungan investor untuk mengurangi posisi mereka menjelang musim liburan. Pada periode perdagangan tersibuk hari itu, harga turun di bawah $0.1248 dan bergerak dalam kisaran $0.122-$0.123, dengan volume naik sekitar 157% di atas rata-rata. Ini menunjukkan bahwa penjualan didorong oleh suplai aktif, bukan oleh pesanan terbatas. Skenario ini jelas memperlihatkan melemahnya kekuatan defensif pembeli jangka pendek.
Faktor lain yang memengaruhi dinamika pasar adalah pergerakan investor besar. Data blockchain menunjukkan sekitar 150 juta DOGE telah didistribusikan dari dompet whale dalam lima hari terakhir. Penjualan ini membatasi upaya kenaikan meskipun harga bertahan di area rendah. Suplai dalam skala besar menekan dampak pembelian reaktif investor kecil dan berkontribusi menjaga tren penurunan tetap berlangsung.
Menjelang akhir tahun, perilaku ini pada cryptocurrency dengan beta tinggi mencerminkan penurunan selera risiko secara global. Likuiditas yang berkurang selama periode liburan menyebabkan pergerakan harga yang lebih tajam, sehingga membuka peluang uji zona defensif dengan cepat, khususnya untuk Dogecoin.
Tingkat Teknis yang Perlu Diperhatikan
Dari perspektif teknis, $0.1248 berfungsi sebagai dasar konsolidasi jangka pendek. Penembusan ke bawahnya menegaskan kelanjutan proses distribusi saat harga dengan cepat bergerak ke zona permintaan yang lebih rendah. Selama fase penurunan ini, sekitar 857 juta DOGE berpindah tangan, menggambarkan kehadiran aktif penjual pada setiap upaya pemulihan. Akibatnya, area $0.1270 kini muncul sebagai titik resistensi kuat pertama.
Meskipun indikator momentum mengeluarkan sinyal oversold, hal ini saja belum cukup membalikkan tren. Dengan Relative Strength Index (RSI) berada di kisaran 37, ini menunjukkan harga secara teknis mengalami kelelahan. Kondisi likuiditas rendah di bulan Desember memungkinkan penjualan berlanjut lebih lama. Pola lower high berturut-turut menegaskan bahwa struktur channel menurun masih terjaga.
Sementara itu, situasi berbeda berkembang di pasar derivatif. Ukuran posisi terbuka yang melebihi $1,5 miliar mencerminkan minat berkelanjutan investor futures untuk mempertahankan posisi hingga 2025. Sementara pasar spot masih lemah, persistensi transaksi leverage ini menciptakan peluang volatilitas yang berkelanjutan. Reaksi Dogecoin di level $0.1226 akan menjadi kunci untuk menentukan arah jangka pendek. Jika terjadi penembusan ke bawah, area $0.118 menjadi target berikutnya.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Ketika imbal hasil obligasi AS 10 tahun menembus 5%, imbal hasil obligasi Jepang juga jatuh di bawah 3%, tekanan pasar obligasi global meningkat tajam!
Pasar obligasi global mengeluarkan peringatan, imbal hasil obligasi AS menembus 5% dan mencapai level tertinggi sejak 2007, sementara obligasi Jepang mencatat posisi tertinggi dalam 30 tahun. Lonjakan harga minyak, inflasi yang tinggi, dan tekanan utang besar memicu aksi jual besar-besaran. Lembaga memperingatkan: 5% bukanlah akhir, 6% sudah terlihat! Keputusan bank sentral AS dan Jepang akan segera diumumkan minggu ini, badai aset yang lebih dahsyat mungkin baru saja dimulai.
Perdagangan AI melambat! Goldman Sachs memperingatkan bahwa perdagangan momentum mengalami divergensi terbesar dalam 5 tahun, dana beralih dari chip ke perangkat lunak
Goldman Sachs memperingatkan bahwa perdagangan AI sedang menghadapi ujian struktural, dengan perbedaan kinerja momentum 3 bulan dan 12 bulan mencapai level ekstrem tertinggi dalam lima tahun, dan indeks AI telah turun hampir 45% dari titik tertinggi. Sementara itu, aliran dana beralih dari sektor semikonduktor ke perangkat lunak, mendorong semakin besar perbedaan pada faktor momentum. Goldman Sachs berpendapat bahwa jika tren ini berlanjut, hubungan tingkat tinggi antara AI dan momentum dalam jangka panjang kemungkinan akan mulai melemah.
Morgan Stanley menyatakan bahwa AI fisik dan luar angkasa akan menjadi "tenaga listrik baru" bagi ekonomi! Menambah kepemilikan SpaceX (SPCX.US) dengan target harga $300
Morgan Stanley merilis laporan penelitian mengenai AI fisik, luar angkasa, dan SpaceX (SPCX.US), menyatakan bahwa industri robot dan luar angkasa akan membentuk kembali tatanan ekonomi global, dengan peran yang sebanding dengan listrik dalam ekonomi modern.

Wakil Presiden Bank Sentral Eropa membunyikan 'alarm gelembung': Nilai aset AI 'sangat tinggi', pasar saham sangat mudah terkoreksi
Wakil Presiden Bank Sentral Eropa, Vujičić, memperingatkan bahwa tren kenaikan aset yang didorong oleh kecerdasan buatan berisiko mengalami koreksi.

