Analis: Menjelang rilis data non-farm payroll, ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve semakin meningkat
Odaily melaporkan bahwa analis Haresh Menghani menyatakan harga emas tetap mengalami penurunan tipis pada paruh pertama sesi Eropa. Namun, menjelang rilis data ketenagakerjaan non-pertanian AS yang menjadi sorotan pasar, para investor memilih untuk bersikap wait and see, sehingga harga emas kekurangan dorongan bearish yang kuat. Data ketenagakerjaan AS yang krusial ini akan memberikan petunjuk tentang jalur pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, yang pada gilirannya akan memainkan peran kunci dalam memengaruhi pergerakan jangka pendek dolar AS dan memberikan dorongan baru bagi emas. Dalam suasana risk-off menjelang rilis data penting tersebut, dolar AS melanjutkan tren kenaikan selama dua minggu berturut-turut dan mencapai level tertinggi dalam satu bulan, sehingga memberikan tekanan turun pada harga emas. Namun, ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve yang semakin meningkat, ditambah dengan ketidakpastian geopolitik yang berkelanjutan, tetap memberikan dukungan bagi emas sebagai aset safe haven. Latar belakang fundamental yang saling bertentangan ini membuat para trader enggan untuk mengambil posisi arah baru, sehingga pergerakan harga emas cenderung datar dan bergerak dalam kisaran yang terbatas. (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Bearish hingga 159! Menjelang keputusan Bank of Japan pada hari Jumat, para ahli strategi Wall Street secara kolektif bertaruh yen akan melemah.
Pasar swap sepenuhnya telah memperhitungkan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan. Para ahli strategi memperingatkan bahwa jika sikap hawkish bank sentral tidak sesuai perkiraan, hal ini dapat memicu aksi jual yen, dan nilai tukar dalam jangka pendek kemungkinan akan turun ke level 159.
Harga saham Lucid (LCID.US) sempat melonjak lebih dari 12%! CEO menyatakan kerja sama dengan konsultan restrukturisasi telah selesai, peta jalan menuju keuntungan mulai muncul.
CEO Lucid Group Inc. menyatakan bahwa produsen mobil listrik tersebut telah menyelesaikan kerja samanya dengan tim penasihat restrukturisasi, menandakan bahwa perusahaan yang sedang mengalami kesulitan ini kini memiliki jalur yang lebih jelas untuk membalikkan operasi mereka.
Suku bunga hipotek 30 tahun di Amerika Serikat melonjak menjadi 7%! Kesulitan pasar properti semakin memburuk
Menurut data dari Mortgage News Daily, rata-rata suku bunga hipotek tetap 30 tahun di Amerika Serikat naik menjadi 7,24% pada 16 September, meningkat tajam sebesar 27 basis poin dibandingkan dengan 6,97% sepekan sebelumnya. Pada 17 September, suku bunga ini sedikit turun menjadi 7,19%, namun masih jauh di atas ambang 7%. Saat ini, para pemilik rumah di Amerika Serikat menghadapi tantangan “menjual rumah berarti kehilangan hipotek berbunga rendah”, sehingga minat untuk menjual rumah tetap lemah, harga rumah berada pada level tinggi, dan kesulitan di pasar properti semakin meningkat.
"Raja Obligasi Baru" Gundlach memperingatkan: Siklus resesi berikutnya dapat memicu krisis utang Amerika Serikat, obligasi AS tidak lagi menjadi tempat yang aman
"Raja obligasi baru" Jeffrey Gundlach memperingatkan bahwa gelombang penurunan ekonomi berikutnya di Amerika Serikat dapat memicu krisis utang, yang akan mendorong lonjakan signifikan pada imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang—hal ini akan mematahkan pemahaman tradisional selama puluhan tahun bahwa obligasi selalu menjadi tempat berlindung yang aman selama periode gejolak ekonomi.
