Analis Bloomberg: Salah menilai bahwa ETF Bitcoin dapat mengurangi volatilitas pasar, karakteristik volatilitas dan risiko tinggi masih akan berlanjut
Odaily melaporkan bahwa analis ETF senior Bloomberg, Eric Balchunas, menyatakan di platform X bahwa penilaiannya sebelumnya mengenai struktur investor ETF bitcoin yang akan lebih kuat dari ekspektasi pasar masih pada dasarnya benar, namun prediksinya bahwa dana ETF akan mengurangi volatilitas pasar ternyata salah. Eric Balchunas mengatakan bahwa ia awalnya mengira dana ritel ETF akan menggantikan spekulan ritel tingkat tinggi sebelum insiden FTX, sehingga meningkatkan stabilitas pasar, tetapi ia tidak cukup mempertimbangkan tekanan jual yang ditimbulkan oleh pemegang awal (OG) yang melakukan penjualan besar-besaran di harga tinggi. Ia juga menunjukkan bahwa kenaikan bitcoin sekitar 450% dalam dua tahun terakhir sendiri merupakan sinyal risiko potensial, karena kenaikan harga yang terlalu cepat sering kali disertai volatilitas tinggi. Oleh karena itu, sifat bitcoin sebagai aset dengan volatilitas dan risiko tinggi kemungkinan besar akan tetap berlanjut dalam waktu yang dapat diperkirakan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
GlaxoSmithKline (GSK.US) meningkatkan fokus pada lini onkologi! Mengeluarkan hingga 750 juta dolar AS untuk mengakuisisi trispecific TCE dari Enmu Bio yang menargetkan multiple myeloma.
GlaxoSmithKline pada hari Selasa mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan perusahaan bioteknologi China, Innmune Biotech, untuk mengakuisisi hak global atas salah satu produk T-cell engager (TCE) trispesifik milik Innmune Biotech dengan total nilai transaksi hingga 750 juta dolar AS.

DAX 40 Jerman turun ke 25.200 poin, turun 0,8% dalam 24 jam.
Bank of America: S&P500 sedang membentuk pola bullish flag dalam konsolidasi, target jangka panjang tetap di atas 8000 poin
Analis teknikal dari Bank of America tetap optimis terhadap tren kenaikan jangka panjang dan percaya bahwa indeks S&P 500 berpeluang menembus level 8.000 poin, meskipun serangkaian hambatan pasar dan makroekonomi baru-baru ini sedang menguji kepercayaan investor.

Perusahaan bioteknologi Electra Therapeutics (ETRA.US) menetapkan harga IPO sebesar 14-16 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 325 juta dolar AS.
Electra Therapeutics berencana untuk menerbitkan 21,7 juta saham dengan harga antara 14 hingga 16 dolar AS per saham untuk menggalang dana sebesar 325 juta dolar AS.

