CFO Morgan Stanley: Tokenisasi Akan Menjadi Fase Berikutnya dalam Pengelolaan Kekayaan Triliunan Dolar
Pada 16 April, Chief Financial Officer Morgan Stanley, Sharon Yeshaya, menyatakan bahwa tokenisasi dan keuangan on-chain akan menjadi arah evolusi utama untuk bisnis manajemen kekayaannya. Perusahaan membayangkan sebuah 'dunia tokenisasi' di mana aset dan kewajiban nasabah dapat bergerak seefisien dana melalui infrastruktur blockchain, sehingga mengubah metode alokasi aset, pemberian pinjaman, dan pengelolaan kas. Berbeda dengan memandang crypto sebagai bisnis terpisah, Morgan Stanley berencana untuk mengintegrasikan kapabilitas on-chain ke dalam sistem layanan intinya, termasuk penasihat investasi, pembiayaan, dan manajemen likuiditas, guna mendorong peningkatan keseluruhan arsitektur keuangan. Strategi ini telah secara bertahap diimplementasikan melalui uji coba aset digital bersama ZeroHash dan produk seperti Bitcoin ETF. Meskipun porsi bisnis crypto saat ini dalam keseluruhan sistem masih kecil, posisinya dalam kerangka manajemen kekayaan masa depan meningkat dengan cepat.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
GlaxoSmithKline (GSK.US) meningkatkan fokus pada lini onkologi! Mengeluarkan hingga 750 juta dolar AS untuk mengakuisisi trispecific TCE dari Enmu Bio yang menargetkan multiple myeloma.
GlaxoSmithKline pada hari Selasa mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan perusahaan bioteknologi China, Innmune Biotech, untuk mengakuisisi hak global atas salah satu produk T-cell engager (TCE) trispesifik milik Innmune Biotech dengan total nilai transaksi hingga 750 juta dolar AS.

DAX 40 Jerman turun ke 25.200 poin, turun 0,8% dalam 24 jam.
Bank of America: S&P500 sedang membentuk pola bullish flag dalam konsolidasi, target jangka panjang tetap di atas 8000 poin
Analis teknikal dari Bank of America tetap optimis terhadap tren kenaikan jangka panjang dan percaya bahwa indeks S&P 500 berpeluang menembus level 8.000 poin, meskipun serangkaian hambatan pasar dan makroekonomi baru-baru ini sedang menguji kepercayaan investor.

Perusahaan bioteknologi Electra Therapeutics (ETRA.US) menetapkan harga IPO sebesar 14-16 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 325 juta dolar AS.
Electra Therapeutics berencana untuk menerbitkan 21,7 juta saham dengan harga antara 14 hingga 16 dolar AS per saham untuk menggalang dana sebesar 325 juta dolar AS.

