Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Kelompok kerja teknologi kuantum bank sentral G7 merilis laporan pertama, memperingatkan risiko jangka panjang terhadap sistem kripto keuangan.

Kelompok kerja teknologi kuantum bank sentral G7 merilis laporan pertama, memperingatkan risiko jangka panjang terhadap sistem kripto keuangan.

ChaincatcherChaincatcher2026/06/15 12:16
Tampilkan aslinya

Menurut ChainCatcher, laporan publik pertama yang dirilis oleh Kelompok Kerja Teknologi Kuantum Bank Sentral G7 (QTWG) menyatakan bahwa teknologi komputasi kuantum dapat memberikan dampak yang mendalam pada sistem keuangan global, terutama dengan menghadirkan tantangan struktural di bidang enkripsi data dan keamanan siber. Kelompok kerja ini didirikan pada tahun 2025, dipimpin bersama oleh Bank Sentral Prancis dan Bank Sentral Kanada, dengan anggota termasuk Federal Reserve, European Central Bank, Bank of England, Bank of Japan, serta bank sentral utama dari Jerman dan Italia.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa meskipun saat ini belum ada komputer kuantum yang mampu memecahkan sandi, secara umum diyakini di industri bahwa kemungkinan kemunculannya dalam sepuluh tahun ke depan semakin meningkat, yang akan menimbulkan risiko potensial terhadap infrastruktur keuangan yang masih bergantung pada algoritme enkripsi tradisional. Salah satu risiko utama disebut sebagai strategi “kumpulkan dulu, dekripsi belakangan”, yaitu penyimpanan data keuangan terenkripsi saat ini untuk jangka panjang agar dapat dipecahkan setelah kapabilitas komputasi kuantum berkembang, sehingga berpotensi mengancam keamanan data jangka panjang sistem keuangan.

Laporan tersebut merekomendasikan agar lembaga keuangan di berbagai negara mulai melakukan identifikasi daftar ketergantungan terhadap sistem enkripsi dan secara bertahap mengevaluasi kelayakan migrasi menuju kriptografi pasca-kuantum, serta memperkuat koordinasi antar lembaga guna mengurangi eksposur risiko sistemik. Dari sisi peluang, komputasi kuantum diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas komputasi lembaga keuangan pada bidang pemodelan risiko, optimalisasi portofolio, prediksi makroekonomi, dan stress test, namun penerapannya secara nyata masih bergantung pada tingkat kematangan dan kemajuan skala teknologinya.

Para analis menilai, laporan ini menandai dimulainya integrasi sistematis teknologi kuantum dalam kerangka penilaian stabilitas keuangan G7, serta di masa depan dapat mendorong peningkatan jangka panjang infrastruktur keuangan global pada aspek enkripsi dan arsitektur komputasi.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!