Di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, sebuah kapal tanker minyak diserang di Selat Hormuz
BlockBeats News, 28 Juni, menurut CNBC, pada hari Sabtu, sebuah kapal tanker minyak di Teluk Oman dilaporkan terkena serangan drone, menandai eskalasi terbaru dalam ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Sebelumnya, kedua pihak telah mencapai kesepakatan sementara yang bertujuan untuk mengakhiri permusuhan di kawasan tersebut.
UK Maritime Trade Operations melaporkan bahwa sebuah kapal di selat tersebut terkena "obyek terbang tak dikenal," sehingga mengalami kerusakan pada lambung kapalnya, namun awak kapal dilaporkan tidak mengalami cedera. Bahrain juga mengecam serangan drone Iran pada hari Sabtu, menyebutnya sebagai “pelanggaran terang-terangan” terhadap kedaulatannya.
Serangan baru ini terjadi saat Amerika Serikat dan Iran seharusnya sedang dalam negosiasi gencatan senjata selama 60 hari, dengan kedua belah pihak bekerja menuju penghentian perang. Namun, kedua negara saling menuduh telah melanggar ketentuan kesepakatan tersebut.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Samsung Electronics akan menggandakan produksi HBM4 dan HBM4E tahun depan.
Truist menurunkan target harga untuk Onsemi menjadi 75 dolar AS
Hari ini|Ringkasan Berita + Level Support & Resistance Kunci BTC/ETH/SOL

Guggenheim menaikkan target harga Eli Lilly menjadi 1.284 dolar AS
