Jika harga minyak turun secara perlahan dan rumit, Reserve Bank of Australia akan menaikkan suku bunga lebih lanjut.
Menurut laporan Golden Ten Data pada 29 Juni, mengingat peringatan terbaru dari Reserve Bank of Australia bahwa suku bunga acuan masih berpotensi naik lebih lanjut, isu terkait konflik Timur Tengah dan harga minyak tetap sangat penting. Matthew Hassan, Kepala Peramalan Makro Australia Westpac Bank, memperkirakan normalisasi pasokan minyak dan gas akan menjadi “proses yang lambat dan berliku”. Ia menunjukkan bahwa kekhawatiran terhadap inflasi domestik yang tetap tinggi akan memaksa Reserve Bank of Australia untuk menaikkan suku bunga lagi pada bulan Agustus. Hassan menambahkan bahwa dalam konteks pertumbuhan ekonomi yang sudah melemah, keputusan ini akan menjadi tantangan bagi komite.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Vitalik: Tidak akan meninggalkan privasi, malah akan semakin memperkuatnya
B Riley menaikkan target harga e.l.f. Beauty menjadi 115 dolar AS
