Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
DBS Group berencana meningkatkan aset manajemen kekayaan menjadi 1 triliun dolar Singapura sebelum tahun 2030.

DBS Group berencana meningkatkan aset manajemen kekayaan menjadi 1 triliun dolar Singapura sebelum tahun 2030.

金十金十2026/07/15 02:26
Tampilkan aslinya
Golden Ten Data melaporkan pada 15 Juli bahwa, menurut media asing, DBS Group sedang berupaya untuk lebih dari dua kali lipatkan aset pengelolaan kekayaan mereka menjadi sekitar 1 triliun dolar Singapura (sekitar 775 miliar dolar AS) pada tahun 2030, guna mempercepat ekspansi mereka di pasar Asia. Bank tersebut berencana menambah setidaknya 600 karyawan dan membuka 18 pusat pengelolaan kekayaan baru di pasar inti mereka, yaitu Singapura dan Hong Kong. Target 1 triliun dolar Singapura yang ditetapkan DBS Group mencerminkan ambisi mereka untuk bergabung dalam jajaran institusi manajemen aset besar dunia, setara dengan institusi yang mengelola aset nasabah lebih dari 1 triliun dolar AS seperti UBS Group, Morgan Stanley, dan JPMorgan. Namun, posisi DBS Group memiliki perbedaan, karena target klien mereka tidak hanya kalangan ultra-high net worth, tetapi juga miliuner biasa dan segmen nasabah di bawahnya—sebuah pasar yang berkembang pesat terutama di ekonomi emergen Asia. Untuk mencapai target 1 triliun dolar Singapura tersebut, DBS Group perlu menggandakan aset pengelolaan kekayaan mereka dari level sekitar 492 miliar dolar Singapura pada kuartal pertama 2026 dalam lima tahun ke depan.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Mengapa India tiba-tiba membeli US Treasury dalam jumlah besar? Pembelian bersih pada bulan Juli mencapai 15.2 miliar dolar, mencetak rekor, mekanisme swap khusus menjadi kunci

Berkat pengaturan khusus yang dibuat oleh bank sentral India untuk menarik modal asing, sejumlah besar dana mengalir masuk dan India membeli surat utang AS dalam jumlah rekor pada bulan Juli.

智通财经2026/09/17 09:11

Industri perbankan Jepang memberikan peringatan: Kenaikan imbal hasil obligasi Jepang dapat memicu pengurangan nilai dan guncangan terhadap laba.

Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang diperkirakan akan terus meningkat, sehingga bank menghadapi risiko pengurangan nilai aset dan menurunnya keuntungan.

智通财经2026/09/17 09:11