Harga emas India hari ini: Emas menurun, menurut data FXStreet
Harga emas turun di India pada hari Kamis, menurut data yang dikumpulkan oleh FXStreet.
Harga emas tercatat sebesar 13.485,65 Rupee India (INR) per gram, turun dibandingkan dengan INR 13.516,60 pada hari Rabu.
Harga emas turun menjadi INR 157.303,50 per tola dari INR 157.655,00 per tola sehari sebelumnya.
Satuan pengukuran
Harga Emas dalam INR
1 Gram | 13.485,65 |
10 Gram | 134.862,00 |
Tola | 157.303,50 |
Troy Ounce | 419.454,80 |
FXStreet menghitung harga emas di India dengan menyesuaikan harga internasional (USD/INR) ke mata uang dan satuan pengukuran lokal. Harga diperbarui setiap hari berdasarkan nilai pasar pada saat publikasi.
(Sebuah alat otomasi digunakan dalam pembuatan pos ini.)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pusat ekspor bijih besi global menghadapi masalah “gaji” yang sulit dipecahkan! Para pekerja di pelabuhan Hedland BHP akan mencari arbitrase atas perselisihan perjanjian upah.
Serikat pekerja pelabuhan BHP Ports Union, yang mewakili pekerja fasilitas pelabuhan Port Hedland di Australia milik raksasa pertambangan dunia BHP, mengatakan pada hari Selasa bahwa para pekerja akan mencari arbitrase setelah kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan mengenai persyaratan perjanjian upah baru.

GlaxoSmithKline (GSK.US) meningkatkan fokus pada lini onkologi! Mengeluarkan hingga 750 juta dolar AS untuk mengakuisisi trispecific TCE dari Enmu Bio yang menargetkan multiple myeloma.
GlaxoSmithKline pada hari Selasa mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan perusahaan bioteknologi China, Innmune Biotech, untuk mengakuisisi hak global atas salah satu produk T-cell engager (TCE) trispesifik milik Innmune Biotech dengan total nilai transaksi hingga 750 juta dolar AS.

DAX 40 Jerman turun ke 25.200 poin, turun 0,8% dalam 24 jam.
Bank of America: S&P500 sedang membentuk pola bullish flag dalam konsolidasi, target jangka panjang tetap di atas 8000 poin
Analis teknikal dari Bank of America tetap optimis terhadap tren kenaikan jangka panjang dan percaya bahwa indeks S&P 500 berpeluang menembus level 8.000 poin, meskipun serangkaian hambatan pasar dan makroekonomi baru-baru ini sedang menguji kepercayaan investor.

