Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
LyondellBasell mengumumkan dividen kuartalan sebesar $0,69 per saham

LyondellBasell mengumumkan dividen kuartalan sebesar $0,69 per saham

ReutersReuters2026/08/14 10:41
Tampilkan aslinya
  • LyondellBasell mengumumkan dividen suku tahunan sebesar $0,69 per saham.
  • Pembayaran dijadwalkan pada 31 Ogos 2026.
  • Saham akan diperdagangkan tanpa hak dividen mulai 24 Ogos 2026.
  • Tanggal pencatatan adalah 24 Ogos 2026.


Penafian: Ringkasan berita ini dibuat oleh Public Technologies (PUBT) menggunakan kecerdasan buatan generatif. Walaupun PUBT berusaha memberikan maklumat yang tepat dan terkini, kandungan yang dihasilkan oleh AI ini hanya bersifat informatif dan tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat kewangan, pelaburan, atau undang-undang. LyondellBasell Industries NV menerbitkan kandungan asli yang digunakan untuk menghasilkan ringkasan berita ini melalui GlobeNewswire (Ref. ID: 202608140630PRIMZONEFULLFEED9809652) pada 14 Ogos 2026, dan bertanggungjawab sepenuhnya untuk maklumat yang terkandung di dalamnya.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

VIX melonjak ke 18, transaksi opsi berlipat ganda: para trader bertaruh bahwa “risiko AI lebih menakutkan daripada kenaikan suku bunga Federal Reserve”

Para pedagang opsi pasar saham AS percaya bahwa perdebatan tentang kecepatan perkembangan AI lebih merusak dibandingkan dengan kenaikan suku bunga The Fed. Volume opsi VIX telah meningkat dua kali lipat, dana sedang gila-gilaan melakukan lindung nilai terhadap risiko fluktuasi tajam saham teknologi.

智通财经2026/09/15 01:41
VIX melonjak ke 18, transaksi opsi berlipat ganda: para trader bertaruh bahwa “risiko AI lebih menakutkan daripada kenaikan suku bunga Federal Reserve”