Tom Lee: Keberhasilan OpenAI dan Robinhood berasal dari visi pendiri, bukan dari ketergantungan pada alat AI.
Menurut laporan dari TechFlow pada 16 Agustus, Ketua Bitmine Tom Lee menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa di era kecerdasan buatan, visi dan kemampuan pengambilan keputusan pendiri perusahaan menjadi lebih penting daripada sebelumnya. Sebenarnya, yang mendorong perkembangan perusahaan bukanlah sekadar mengajukan pertanyaan ke AI, melainkan kemampuan untuk menciptakan arah masa depan. Keberadaan OpenAI tidak lepas dari visi Sam Altman; begitu pula dengan perkembangan Anthropic dan perusahaan terkait AI milik Elon Musk. Nilai inti para founder ini adalah menetapkan strategi dan arah jangka panjang, bukan sekadar menanyakan pada model AI mereka apa langkah selanjutnya yang harus diambil.
Tom Lee juga memasukkan CEO Robinhood Vlad Tenev dalam kategori yang sama, dengan menyebut bahwa ia memimpin perusahaan di pasar dengan pertumbuhan pesat yang bahkan melebihi laju pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Vlad Tenev juga menjadi salah satu alasan utama Tom Lee yakin pada saham Robinhood. Ia menilai, di era AI, teknologi itu sendiri kemungkinan akan menjadi semakin umum, namun kemampuan founder untuk mendefinisikan arah pasar dan mendorong eksekusi organisasi tetap akan menjadi keunggulan kompetitif jangka panjang bagi perusahaan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Multicoin Capital kembali menyetor 333.200 HYPE ke sebuah bursa, senilai 26,73 juta dolar AS
JPMorgan menaikkan target harga IREN menjadi 65 dolar AS

VIX melonjak ke 18, transaksi opsi berlipat ganda: para trader bertaruh bahwa “risiko AI lebih menakutkan daripada kenaikan suku bunga Federal Reserve”
Para pedagang opsi pasar saham AS percaya bahwa perdebatan tentang kecepatan perkembangan AI lebih merusak dibandingkan dengan kenaikan suku bunga The Fed. Volume opsi VIX telah meningkat dua kali lipat, dana sedang gila-gilaan melakukan lindung nilai terhadap risiko fluktuasi tajam saham teknologi.

