AI mendorong tren "penyedotan dana" ke luar negeri! Citi: Perusahaan Korea akan mencapai rekor tertinggi dalam skala pembiayaan saham dan obligasi global pada 2026
Citigroup memperkirakan bahwa pada tahun 2026, perusahaan-perusahaan Korea akan mencapai rekor penggalangan dana di pasar obligasi dan saham global.
Menurut aplikasi Jinse Finance, Citigroup memperkirakan bahwa pada tahun 2026, perusahaan Korea akan mencapai rekor pendanaan di pasar obligasi dan saham global. Seiring perusahaan mencari investor internasional untuk mendanai pertumbuhan mereka, aktivitas penerbitan di pasar modal perusahaan Korea diperkirakan meningkat tajam, di mana pencatatan SK Hynix (SKHY.US) di Amerika Serikat senilai 26,5 miliar dolar AS akan menjadi pendorong utama.
Sebagai salah satu penjamin emisi dalam pencatatan SK Hynix, Citigroup sejauh ini tahun ini telah membantu nasabah dari Korea menggalang sekitar 60 miliar dolar AS di pasar obligasi dan saham global. Bank ini memperkirakan aktivitas merger dan akuisisi di berbagai sektor seperti teknologi, konsumsi, dan kesehatan juga akan terus meningkat, termasuk perusahaan Korea yang melakukan akuisisi di luar negeri maupun perusahaan asing yang mengakuisisi di Korea. Selain itu, sejak awal tahun ini, Citigroup menempati peringkat keempat dalam penjaminan emisi di pasar modal saham Korea dan peringkat ketiga dalam penjaminan emisi obligasi internasional di Korea.
CEO Citigroup Global Markets Korea, Park Changho, menyatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, “Korea memiliki semakin banyak perusahaan kelas dunia dan pemimpin industri baru yang semakin mampu memanfaatkan pasar modal dengan syarat yang kompetitif untuk mendanai tujuan pertumbuhannya."
Prospek optimis Citigroup datang pada saat dua produsen chip utama Korea—SK Hynix dan Samsung Electronics—menjadi penerima manfaat utama dari pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan global. Ledakan pembangunan AI di seluruh dunia mendorong lonjakan permintaan chip memori. Korea berupaya menggerakkan sedikitnya 1.350 triliun won (sekitar 975 miliar dolar AS) investasi perusahaan, termasuk kontribusi dari perusahaan seperti Samsung Electronics dan SK Hynix untuk chip dan pusat data, meski banyak proyek masih berada pada tahap perencanaan awal.
American Depositary Receipt (ADR) SK Hynix tercatat bulan lalu, menjadi penawaran saham perdana terbesar oleh perusahaan asing, menyoroti permintaan kuat investor global terhadap saham teknologi Korea. Minggu lalu, Kakao Mobility yang didukung oleh TPG Capital secara diam-diam mengajukan permohonan pencatatan di Amerika Serikat. Menurut sumber yang mengetahui, Samsung Electronics juga telah melakukan diskusi awal dengan bank terkait kemungkinan pencatatan di Amerika Serikat, namun saat ini belum diputuskan apakah rencana tersebut akan dilanjutkan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pusat ekspor bijih besi global menghadapi masalah “gaji” yang sulit dipecahkan! Para pekerja di pelabuhan Hedland BHP akan mencari arbitrase atas perselisihan perjanjian upah.
Serikat pekerja pelabuhan BHP Ports Union, yang mewakili pekerja fasilitas pelabuhan Port Hedland di Australia milik raksasa pertambangan dunia BHP, mengatakan pada hari Selasa bahwa para pekerja akan mencari arbitrase setelah kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan mengenai persyaratan perjanjian upah baru.

GlaxoSmithKline (GSK.US) meningkatkan fokus pada lini onkologi! Mengeluarkan hingga 750 juta dolar AS untuk mengakuisisi trispecific TCE dari Enmu Bio yang menargetkan multiple myeloma.
GlaxoSmithKline pada hari Selasa mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan perusahaan bioteknologi China, Innmune Biotech, untuk mengakuisisi hak global atas salah satu produk T-cell engager (TCE) trispesifik milik Innmune Biotech dengan total nilai transaksi hingga 750 juta dolar AS.

DAX 40 Jerman turun ke 25.200 poin, turun 0,8% dalam 24 jam.
Bank of America: S&P500 sedang membentuk pola bullish flag dalam konsolidasi, target jangka panjang tetap di atas 8000 poin
Analis teknikal dari Bank of America tetap optimis terhadap tren kenaikan jangka panjang dan percaya bahwa indeks S&P 500 berpeluang menembus level 8.000 poin, meskipun serangkaian hambatan pasar dan makroekonomi baru-baru ini sedang menguji kepercayaan investor.

