Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Trump Ancam Terapkan Tarif Berat ke Uni Eropa Terkait Usulan Keanggotaan Kanada

Trump Ancam Terapkan Tarif Berat ke Uni Eropa Terkait Usulan Keanggotaan Kanada

Liputan6Liputan62026/09/17 09:36
Oleh:Liputan6
Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih pada 6 April 2026. (Dok. AP/Julia Demaree Nikhinson)

Liputan6.com, Jakarta -
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Rabu, 16 September 2026 mengancam akan mengenakan tarif terhadap Uni Eropa (UE) atau menghentikan perdagangan sepenuhnya dengan blok tersebut. Hal ini jika mereka melanjutkan rencana menjadikan Kanada sebagai anggota asosiasi pertama UE.

"Menurut saya itu menggelikan. Kanada selama ini merupakan mitra dagang yang buruk,” ujar Trump, seperti dikutip dari CNBC, Kamis, (17/9/2026).

"Jika saya menganggapnya sebagai tindakan yang bermusuhan, saya akan menerapkan tarif yang sangat berat atau menghentikan perdagangan dengan Eropa untuk berbagai hal," ia menambahkan.

Pernyataan Trump ini muncul setelah Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen menuturkan, Uni Eropa membuka pintu bagi Kanada untuk menjadi anggota asosiasi pertama dari blok yang beranggotakan 27 negara itu.

Saat ini, status keanggotaan asosiasi belum ada sebagai kategori formal dalam perjanjian Uni Eropa, sehingga pengaturan semacam itu perlu dibentuk dan diratifikasi oleh negara-negara anggotanya.

Usulan ini muncul di tengah upaya Brussels dan Ottawa untuk mempererat hubungan, yang menandakan perubahan signifikan dalam sikap Uni Eropa, yang sebelumnya kurang antusias terhadap usulan Jerman pada Mei untuk memberikan status anggota asosiasi kepada Ukraina.

Dalam pidato tahunan mengenai kondisi Uni Eropa di Strasbourg, Prancis, pemimpin Uni Eropa tersebut menyatakan, blok itu ingin membawa hubungan dengan Kanada "ke tingkat setinggi mungkin."

Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, yang menghadiri pidato tersebut, sebelumnya pernah menyatakan bahwa Ottawa berminat menjalin "aliansi keamanan dan ekonomi yang unik" dengan Eropa, tetapi bukan keanggotaan penuh.

 

 

Tarif Trump

Presiden Donald Trump berbicara saat bertemu Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di sela KTT NATO di Ankara, Turki, Rabu (8/7/2026). (Dok. AP/Filip Singer)

Kanada berupaya melakukan diversifikasi agar tidak terlalu bergantung pada AS menyusul ketegangan perdagangan yang meningkat selama berbulan-bulan dan kegagalan perundingan perdagangan bilateral.

Trump telah mengenakan tarif 50% terhadap produk-produk Kanada dan berencana melarang impor produk susu, minuman beralkohol, serta otomotif dari negara tersebut akhir bulan ini, yang memicu langkah balasan dari Ottawa.

"Washington dan Ottawa mungkin bisa menemukan jalan keluar dari perang dagang saat ini, namun Kanada akan terus mengurangi kerentanannya terhadap tekanan ekonomi AS," kata peneliti senior di Council on Foreign Relations, James Lindsay.

Penawaran Von der Leyen kepada Kanada mencakup kerja sama di bidang manufaktur, integrasi basis industri pertahanan, aliansi teknologi, energi, kecerdasan buatan (AI), serta kerja sama di wilayah Arktik.

 

Kanada Masuk Instrumen SAFE Milik UE

Ilustrasi bendera Kanada. (Unsplash/sebastiaan stam)

Kanada sudah menjadi satu-satunya negara non-Eropa yang tercakup dalam instrumen SAFE milik UE, sebuah inisiatif yang memberikan akses istimewa bagi perusahaan Kanada dalam pengadaan sektor pertahanan serta memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan blok tersebut yang menghapuskan tarif atas sekitar 99% barang, meskipun kesepakatan itu masih memerlukan ratifikasi dari 10 negara anggota UE.

Setiap tarif baru AS terhadap UE akan menguji kerangka kerja perdagangan yang disepakati Washington dan Brussel tahun lalu, yang menetapkan batas atas tarif sebesar 15% untuk sebagian besar ekspor UE ke AS.

Brussel belum menyatakan apakah mereka akan melanjutkan usulan status anggota asosiasi di tengah ancaman Trump. Negara-negara anggota UE yang beberapa di antaranya dilaporkan terkejut oleh pengumuman tersebut belum memberikan tanggapan terhadap ancaman Trump.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!