Pergerakan Saham AS | AstraZeneca (AZN.US) naik lebih dari 2%, Goldman Sachs optimis harga saham naik hingga 99 dolar AS
Menurut informasi dari aplikasi Zhihui Finance, pada hari Rabu, AstraZeneca (AZN.US) naik lebih dari 2%, diperdagangkan pada $81,99. Baru-baru ini, Goldman Sachs merilis laporan riset yang menyatakan bahwa AstraZeneca sebelumnya mengumumkan hasil positif dari Baxdrostat dalam uji klinis fase III BaxHTN pada Kongres Kardiologi Eropa (ESC) 2025. Baxdrostat menunjukkan efek yang kuat dalam pengobatan hipertensi selama uji klinis, dan diperkirakan akan memberikan peluang penjualan bernilai miliaran dolar bagi AstraZeneca. Goldman Sachs memberikan peringkat "beli" untuk AstraZeneca, dengan target harga 12 bulan sebesar $99. Target harga ini sekitar 23% lebih tinggi dibandingkan harga penutupan saham pada hari Selasa sebesar $80,19.
Data menunjukkan bahwa Baxdrostat adalah inhibitor sintase aldosteron (ASI) yang sangat selektif, menargetkan salah satu hormon yang menyebabkan peningkatan tekanan darah serta peningkatan risiko kardiovaskular dan ginjal. Saat ini, obat ini sedang menjalani uji klinis secara global, dengan lebih dari 20.000 pasien yang telah direkrut. Uji coba tersebut mencakup pengobatan hipertensi dan hiperaldosteronisme primer sebagai terapi tunggal, serta kombinasi dengan Dapagliflozin untuk pengobatan penyakit ginjal kronis dan hipertensi, serta pencegahan gagal jantung pada pasien hipertensi. Diketahui, Baxdrostat diperkirakan akan mendapatkan persetujuan pertama di Amerika Serikat dan Eropa pada paruh pertama tahun 2026, menjadi obat penurun tekanan darah ASI pertama di dunia yang dipasarkan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Obligasi AS 10 tahun mendekati 5%, saham AS mengalami penurunan: Goldman Sachs tetap optimis, apakah ini "kenaikan suku bunga protektif" atau awal kembali siklus pengetatan?
Minggu ini, pertemuan kebijakan Federal Reserve mungkin tidak lagi berfokus pada apakah akan menaikkan suku bunga atau tidak.


Masih ada ruang imajinasi untuk pasar bullish super AI, tetapi Wall Street diam-diam telah menyiapkan "dua jenis asuransi": untuk mencegah penurunan stabil mengikis keuntungan, sekaligus melindungi dari dampak penurunan tajam.
Karena kenaikan suku bunga dan harga minyak yang menyebabkan kenaikan pasar saham terhenti, para investor memiliki pendapat yang berbeda. Ada yang khawatir pasar saham akan mengalami penjualan cepat, sementara yang lain takut pasar akan turun secara perlahan. Beberapa trader menjadi lebih kreatif dalam bertaruh pada strategi penurunan, seperti membeli opsi put pada Chicago Board Options Exchange Volatility Index atau S&P 500, atau menggunakan double binary option untuk bertaruh pada penurunan harga yang lambat.


