Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
USD/CAD naik karena Dolar AS menguat setelah data ketenagakerjaan, sementara Dolar Kanada menghadapi tekanan turun akibat harga minyak

USD/CAD naik karena Dolar AS menguat setelah data ketenagakerjaan, sementara Dolar Kanada menghadapi tekanan turun akibat harga minyak

101 finance101 finance2026/01/09 15:51
Tampilkan aslinya
Oleh:101 finance

USD/CAD Naik saat Dolar AS Menguat dan Dolar Kanada Menghadapi Tekanan

Pasangan mata uang USD/CAD bergerak di dekat 1.3900 pada hari Jumat, mencatat kenaikan sebesar 0,25% untuk hari itu. Pergerakan naik ini didorong oleh campuran perkembangan ekonomi yang memperkuat Dolar AS (USD) sekaligus menekan Dolar Kanada (CAD).

Dolar AS mendapatkan dukungan setelah rilis data ketenagakerjaan yang beragam dari Amerika Serikat. Meskipun angka Nonfarm Payrolls (NFP) bulan Desember tidak memenuhi perkiraan, tingkat pengangguran sedikit menurun dan pertumbuhan upah meningkat. Hasil ini menunjukkan bahwa, meskipun pasar tenaga kerja secara bertahap kehilangan tenaga, secara keseluruhan masih tetap kuat. Sebagai hasilnya, ekspektasi meningkat bahwa Federal Reserve (Fed) akan melangkah dengan hati-hati, kemungkinan mempertahankan suku bunga saat ini pada pertemuan Januari. Namun, pasar berjangka masih memperkirakan kemungkinan penurunan suku bunga secara bertahap di akhir tahun.

Sementara itu, Dolar Kanada berada di bawah tekanan akibat harga Minyak yang masih lemah—faktor penting bagi ekonomi Kanada. Kemungkinan meningkatnya pengiriman Minyak dari Venezuela ke AS telah meningkatkan kekhawatiran tentang persaingan yang makin ketat bagi Minyak Mentah Kanada, terutama jenis berat. Skenario ini dapat berdampak negatif pada pendapatan energi Kanada dan mengurangi daya tarik CAD dibandingkan USD.

Secara domestik, pasar tenaga kerja Kanada menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang tidak merata. RBC melaporkan bahwa pertumbuhan lapangan kerja cenderung moderat dan tingkat pengangguran meningkat, menandakan perbaikan kondisi ekonomi yang lambat dan tidak konsisten. Prospek ini sejalan dengan pendekatan hati-hati Bank of Canada (BoC) terhadap suku bunga, yang tidak memberikan dukungan langsung bagi Dolar Kanada.

Secara keseluruhan, perbedaan momentum ekonomi antara AS dan Kanada, bersama dengan kondisi pasar Minyak yang menantang, terus menopang prospek positif untuk USD/CAD dalam jangka pendek. Investor tetap memperhatikan laporan ekonomi dan pembaruan kebijakan bank sentral dari kedua negara.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Federal Reserve mulai menaikkan suku bunga, kredit swasta semakin terpuruk

Kenaikan suku bunga bagaikan "pukulan terakhir"—biaya pinjaman mengambang dari perusahaan portofolio yang didanai meningkat, sementara calon pembeli enggan mengambil alih karena biaya pendanaan yang tinggi. Dana sebesar 349 miliar dolar AS terjebak dalam zombie fund, sekitar 500 miliar dolar AS menghadapi risiko perpanjangan tanpa bisa keluar. Skala penggalangan dana turun ke level terendah sejak 2020, dengan rata-rata imbal hasil hanya 7%, terendah dalam 14 tahun terakhir. Gelombang gagal bayar investasi perangkat lunak diperkirakan akan meledak sebelum 2028, dan valuasi kredit swasta terpangkas secara signifikan.

华尔街见闻2026/09/18 05:41

Tren Dana di Balik Perlawanan Besar AI dalam Kekuatan Komputasi: Aliran Dana JPMorgan Mengungkap Penurunan Pembelian oleh Investor Ritel, Dana Mengalir ke Nvidia, SanDisk dan Inti Kekuatan Komputasi Lainnya

Yang terungkap bukanlah "investor ritel sepenuhnya keluar dari AI," melainkan perlambatan signifikan dalam ritme masuk pasar secara keseluruhan di bawah tekanan makro, serta fokus pemilihan saham yang semakin terpusat. Terkait keputusan bulat Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, meningkatkan suku bunga kebijakan menjadi 3,75%—4,00%, JPMorgan berpendapat: Jika ini hanya merupakan siklus kenaikan suku bunga ringan untuk menarik kembali "penurunan suku bunga asuransi" tahun lalu, sementara laba perusahaan tetap kuat dan situasi Timur Tengah tidak semakin tidak terkendali, maka pasar saham masih mampu menyerap kenaikan suku bunga.

智通财经2026/09/18 03:36