Data ketenagakerjaan bulan Desember telah dirilis. Ini yang bisa menjadi indikasi untuk pertemuan Federal Reserve mendatang.
Data Ketenagakerjaan Desember dan Prospek Federal Reserve
Laporan ketenagakerjaan terbaru untuk bulan Desember menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang berada di bawah perkiraan, namun penurunan tingkat pengangguran dapat mendorong Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga saat ini pada pertemuan mendatang. Meskipun demikian, banyak investor tetap optimis bahwa akan ada setidaknya dua penurunan suku bunga sebelum akhir tahun.
Data dari Bureau of Labor Statistics (BLS) menunjukkan bahwa nonfarm payrolls meningkat sebanyak 50.000 bulan lalu, lebih rendah dari perkiraan 55.000 posisi baru. Selain itu, angka pekerjaan sebelumnya direvisi ke bawah: data bulan Oktober disesuaikan turun sebanyak 68.000, dari kehilangan 105.000 menjadi kehilangan 173.000, dan pertumbuhan lapangan kerja bulan November direvisi dari 64.000 menjadi 56.000, berkurang sebanyak 8.000.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Federal Reserve mulai menaikkan suku bunga, kredit swasta semakin terpuruk
Kenaikan suku bunga bagaikan "pukulan terakhir"—biaya pinjaman mengambang dari perusahaan portofolio yang didanai meningkat, sementara calon pembeli enggan mengambil alih karena biaya pendanaan yang tinggi. Dana sebesar 349 miliar dolar AS terjebak dalam zombie fund, sekitar 500 miliar dolar AS menghadapi risiko perpanjangan tanpa bisa keluar. Skala penggalangan dana turun ke level terendah sejak 2020, dengan rata-rata imbal hasil hanya 7%, terendah dalam 14 tahun terakhir. Gelombang gagal bayar investasi perangkat lunak diperkirakan akan meledak sebelum 2028, dan valuasi kredit swasta terpangkas secara signifikan.
Tren Dana di Balik Perlawanan Besar AI dalam Kekuatan Komputasi: Aliran Dana JPMorgan Mengungkap Penurunan Pembelian oleh Investor Ritel, Dana Mengalir ke Nvidia, SanDisk dan Inti Kekuatan Komputasi Lainnya
Yang terungkap bukanlah "investor ritel sepenuhnya keluar dari AI," melainkan perlambatan signifikan dalam ritme masuk pasar secara keseluruhan di bawah tekanan makro, serta fokus pemilihan saham yang semakin terpusat. Terkait keputusan bulat Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, meningkatkan suku bunga kebijakan menjadi 3,75%—4,00%, JPMorgan berpendapat: Jika ini hanya merupakan siklus kenaikan suku bunga ringan untuk menarik kembali "penurunan suku bunga asuransi" tahun lalu, sementara laba perusahaan tetap kuat dan situasi Timur Tengah tidak semakin tidak terkendali, maka pasar saham masih mampu menyerap kenaikan suku bunga.
